Pemudik dianjurkan mengatur tanggal balik agar tidak terkena macet

0
1358

Libur panjang pada Lebaran 2016 akan segera berakhir pekan ini. Belajar dari kemacetan parah pada arus mudik yang lalu, dokter menyarankan untuk memperhitungkan ulang waktu perjalanan pulang agar tak kelelahan akibat terjebak macet saat arus balik.

“Para pemudik sebaiknya me-reschedule ulang akan mempercepat pulang atau memperlama pulang,” saran dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo, seperti dikutip pada Kamis (7/7/2016).

“Karena walau bagaimana mereka harus segera siap untuk kembali bekerja dalam kondisi sehat dan walafiat,” lanjutnya.

Perjalanan panjang ke kampung halaman, maupun sebaliknya, sangat menguras energi. Terlebih, kemacetan di beberapa titik terutama di Kabupaten Brebes Jawa Tengah membuat perjalanan yang normalnya bisa ditempuh 8-12 jam, menjadi lebih panjang. Beberapa pemudik bahkan membutuhkan waktu 40 jam untuk menempuh rute Jakarta-Yogyakarta.

Selama terjebak kemacetan, kesempatan untuk istirahat sangat terbatas. Posisi tidur ala kadarnya, dan bahkan mungkin tidak sempat tidur. Makan dan minum juga seadanya, sehingga daya tahan tubuh akan menurun. Risiko terpapar berbagai penyakit infeksi akan meningkat.

Selain kelelahan secara fisik, stres mental juga kerap muncul akibat rasa bosan dan frustrasi setelah berjam-jam kendaraan pemudik tidak bisa bergerak. Seringkali, kecelakaan terjadi bukan hanya karena kelelahan fisik melainkan juga emosi yang tidak terkontrol.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mencatat 12 pemudik meninggal dalam arus mudik tahun ini saat terjebak macet ‘horor’ di wilayah tersebut. Selain karena kecelakaan, juga dipengaruhi faktor kelelahan dan adanya riwayat penyakit.

LEAVE A REPLY