Peneliti Australia Temukan Cara Ampuh Bunuh Kuman Super

0
1399

Jakarta, Kuman super atau yang juga biasa disebut sebagai bakteri kebal obat ditakuti karena kekebalan mereka terhadap antibiotik. Hal ini menyebabkan penyakit yang ditimbulkan sulit disembuhkan, tingkat keparahannya meningkat serta biaya pengobatan yang semakin mahal.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebut kuman super sebagai salah satu ancaman terberat bagi umat manusia. Berbagai penelitian pun dilakukan untuk mencari cara bagaimana mengatasi masalah ini.

Sekelompok peneliti dari School of Engineering, University of Melbourne, Australia, mengaku secara tak sengaja menemukan cara ampuh untuk membunuh kuman super. Shu Lam dan rekan-rekannya mengaku sedang meneliti obat untuk kanker ketika melihat ada reaksi protein tertentu yang berakibat buruk bagi kelangsungan hidup kuman super.

Baca juga: Melucuti Persenjataan Para Kuman untuk Mengatasi Resistensi Antibiotik

Ia dan rekan-rekannya lalu mengembangkan molekul protein berbentuk bintang yang bernama peptide polymers. Protein ini membuat dinding sel kuman super sobek sehingga mereka sulit untuk berkembang dan bertahan hidup.

“Dengan merobek dinding selnya, kuman super ini akan sulit untuk beradaptasi dan bertahan hidup. Hal ini terlihat setelah paparan peptide polymers diberikan pada mereka,” tutur Shu, yang merupakan kandidat peraih PhD ini, dikutip dari ABC Australia.

Shu mengatakan perkembangan penelitian antibiotik baru yang lambat membuat ancaman kuman super semakin nyata. Hanya ada beberapa antibiotik baru yang ditemukan dalam 30 tahun terakhir. Padahal menurut estimasi WHO, kuman super bisa membunuh 10 juta orang tiap tahunnya pada tahun 2050.

Penelitian ini dilanjutkan Shu bisa jadi modal awal untuk menemukan obat paten yang mampu membunuh kuman super. Ia mengatakan penelitiannya masih dalam tahap awal dan hanya fokus kepada satu kelas bakteria saja.

“Penelitian ini masih sangat awal dan sederhana. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat secara detil bagaimana peptide polymers bekerja,” tandasnya.

Baca juga: Ini Daftar 10 Bakteri Kebal Obat yang Patut Diwaspadai (2)(mrs/up)

LEAVE A REPLY