Kumpulkan Semen Pria yang Pernah Terinfeksi Zika, CDC Beri Bayaran Rp 65 Ribu

0
1402

Jakarta, Lembaga Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) saat ini tengah berusaha mengumpulkan sekitar 250 sampel semen pria yang pernah terinfeksi oleh virus Zika. Tujuannya untuk diteliti seberapa lama sebenarnya virus dapat bertahan di dalam cairan tubuh.

Sejauh ini sudah ada 40 pria yang mendaftar dan bagi yang berminat CDC akan membayar sekitar Rp 65 ribu per sampel sekali dalam seminggu selama enam bulan. Ada kurir yang akan secara khusus datang ke tiap partisipan untuk mengumpulkan semen.

“Saya senang para pasien cukup mau terbuka mendonasikan spesimennya. Mereka tampaknya mengerti bahwa studi ini cukup penting,” kata pemimpin studi dr Paul Mead seperti dikutip dari CNN, Jumat (15/7/2016).

Cairan mani jadi fokus penelitian karena virus diketahui dapat menyebar lewat seks dan masih banyak hal yang belum diketahui terkait aspek ini. Wanita hamil yang kemudian terinfeksi anaknya dapat terkena mikrosefali atau kecacatan karena otak tak berkembang sempurna.

Terkait hal tersebut World Health Organization (WHO) sendiri mengeluarkan panduan agar seorang pria yang baru kembali dari daerah terjangkit Zika untuk puasa seks selama minimal delapan minggu. Anjuran tersebut berbeda untuk pria yang kembali dengan gejala Zika, puasa disarankan sampai enam bulan untuk benar-benar aman tak ada virus.

“Orang-orang harus mempraktikkan seks aman atau berpuasa untuk minimal 8 minggu setelah kembali dari area yang terjangkit Zika. Rekomendasi sebelumnya empat minggu dan telah kita tingkatkan itu,” kata juru bicara untuk WHO, Christian Lindmeier.

 

LEAVE A REPLY