Ini 4 Manfaat Super ASI untuk Bayi, Masih Ragu Memberikan ASI Eksklusif?

0
1450

Jakarta, Tak dapat dipungkiri air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi. Dengan mengonsumsi ASI, terutama di 6 bulan pertama kehidupannya, bayi bisa mendapatkan manfaat pada tahapan perkembangannya.

Seperti disampaikan oleh dr Yovita Ananta, SpA, IBCLC, MHSM, dari Rumah Sakit Pondok Indah, bahwa menyusui merupakan langkah pertama seorang manusia untuk memiliki kehidupan yang sehat dan sejahtera. Bukan tanpa alasan, ini karena menurutnya mengonsumsi ASI dapat meningkatkan kesehatan bayi.

“Ya, rendahnya angka ASI eksklusif berdampak pada kualitas hidup generasi penerus di kemudian hari. Menyusui merupakan sumber nutrisi terbaik dengan komposisi bioaktif yang dapat meningkatkan status kesehatan ibu dan anak,” tutur dr Yovita dalam seminar media yang diadakan Satgas ASI IDAI di Kantor IDAI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (16/8/2016).

Baca juga: Jangan Terlambat, Sukses Menyusui Perlu Persiapan Sejak Hamil

Menurut dr Yovita, bayi ASI memiliki IQ lebih tingi dan performa lebih baik. Selain itu, ada pula beberapa manfaat lain dari konsumsi ASI bagi perkembangan dan pertumbuhan tubuh bayi, yaitu:

1. Sistem imunitas

Konsumsi ASI membantu tubuh bayi menghasilkan respons vaksinasi yang lebih baik. Ini karena ASI memacu maturitas sistem imun. Komposisi ASI juga diyakini membantu meningkatkan kemampuan imun tubuh untuk menangkal berbagai macam risiko penyakit.

2. Jantung dan sistem sirkulasi

Bayi ASI memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah ketika dewasa. Denyut jantung bayi yang mengonsumsi ASI juga dikatakan lebih lambat dan terkontrol.

3. Ginjal

Karena mengandung lebih sedikit garam dan protein, ASI bisa dikatakan lebih aman untuk kesehatan ginjal bayi. Dengan begitu, kesehatan ginjal dan sistem eksresi bayi juga lebih terjaga.

4. Mulut

Bayi yang disusui dengan ASI lebih dari satu tahun lebih jarang mengalami masalah pada mulut dan gigi, termasuk juga lebih jarang memerlukan penanganan ortodontik. Perkembangan otot wajah bayi yang mengonsumsi ASI juga lebih baik karena proses menyusu yang teratur.

“Perubahan rasa pada ASI yang tidak terlalu kentara mempersiapkan bayi untuk menerima berbagai jenis makanan padat juga. Yang penting, orang tua perlu tahu bahwa meskipun ASI misalnya hanya diberikan pada 6 bulan pertama kehidupan bayi, namun manfaat-manfaat ini tetap ada dan dirasakan bedanya sampai bayi tumbuh dewasa,” imbuh dr Yovita.

Baca juga: Ketika Menyusui di Tempat Umum Jadi Tantangan Tersendiri bagi Para Ibu(ajg/vit)

LEAVE A REPLY