Mencegah Kanker Payudara

0
290

Sel-sel tubuh secara alami akan terus direproduksi ketika dibutuhkan, tapi terkadang perkembangan sel-sel tersebut tidak bisa dikendalikan sehingga terbentuklah jaringan padat, yang lebih umum disebut dengan tumor. Jika sel-sel yang terus berkembang itu ialah sel yang normal, maka tidak akan membahayakan, tapi jika sebaliknya, jika sel abnormal yang terus bertambah, itulah yang bisa memicu timbulnya kanker.

Contoh jenis kanker yang umum terjadi, misalnya kanker payudara. Sel kanker mulai tumbuh dijaringan payudara dan sel kanker ini juga bisa menyebar ke bagian sekitar payudara bahkan ke organ tubuh lainnya, penyebaran sel kanker ini disebut juga dengan metastasis.
Apakah kanker payudara hanya bisa mengenai wanita saja? Tidak, kanker payudara juga bisa mengenai pria. Kurangnya informasi dan kewaspadaan akan bahaya kanker payudara seringkali membuat penyakit baru terdeteksi setelah cukup parah.
Hingga sekarang, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kanker, tapi ada beberapa faktor bisa meningkatkan risiko seseorang mengalaminya, yaitu:
• Usia. Risiko kanker meningkat jika seorang wanita menginjak usia empatpuluh tahun dan mulai usia
  enampuluh tahun pada pria.
• Genetik. Risiko akan meningkat jika ada kerabat dekat yang juga pernah mengalami kanker payudara.
• Malas berolahraga.
• Mengalami kelebihan berat badan.
• Pola makan yang tidak sehat.
• Merokok dan banyak mengonsumsi alkohol.

Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan oleh kanker payudara, yaitu:

• Adanya benjolan pada atau disekitar payudara setelah jadwal menstruasi
  selesai.
• Terjadi perubahan pada bentuk dan ukuran payudara.
• keluarnya cairan bening atau kemerahan dari puting.
• Kulit payudara menjadi berkerut atau bersisik.
• kulit payudara kemerahan atau meradang.
Untuk mencegah terjadinya kanker payudara, disarankan untuk rajin melakukan pemeriksaan sejak dini. Pemeriksaan paling mudah ialah dengan memeriksa diri sendiri (self-exams), caranya dengan meraba payudara untuk mengetahui kemungkinan adanya benjolan atau lakukan pemeriksaan dengan mammograms. Adapun pemeriksaan dengan  3D Sonomamogram, pemeriksaan ini dinilai lebih akurat dan lebih aman karena prosesnya tidak menggunakan radiasi. Lakukan olahraga secara teratur, setidaknya selama setengah jam setiap hari. Mengonsumsi makanan sehat dan kaya akan antioksidan juga bisa membantu. Hindari makanan olahan dan yang berlemak.

LEAVE A REPLY