Sudah Sembuh, Kutil Kelamin Akibat HPV Masih Bisa Kambuh Kembali

0
573

Jakarta, Selain kanker serviks, penyakit lain yang juga bisa muncul akibat HPV atau Human Papillomavirus salah satunya adalah kutil kelamin. Meski dianggap tak mematikan seperti kanker serviks, penyakit ini memberikan beban psikologis dan sering muncul kembali meski sudah diobati.

Ya, kutil kelamin atau genital warts (condylomata acuminata) disebabkan oleh virus HPV tipe 6 dan 11. Pada kutil kelamin, hampir 100 persen disebabkan oleh HPV.

Kutil kelamin dapat terjadi baik pada pria maupun wanita. Penyakit ini umumnya sangat mengganggu karena memberikan beban psikologis, rasa malu dan tentu biaya yang tak sedikit. Ini karena penyakit kutil kelamin seringkali muncul kembali meskipun sudah melalui proses pengobatan.

“Ya jadi selain kanker serviks, HPV juga bisa menimbulkan kutil kelamin. Biasanya terjadi pada pria, tapi bisa juga dialami wanita,” ungkap Prof Andrijono, MD dari RS Cipto Mangunkusumo dalam temu media Indonesia Working Group (ICW)-HPV di Salemba, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Pada wanita, kutil kelamin dapat muncul d dalam dan di luar alat kelamin, area sekitar kelamin dan juga pada leher rahim atau serviks. Gejala yang muncul umumnya seperti sensasi terbakar, gatal atau nyeri. Sedangkan pada pria, kutil kelamin umumnya muncul di penis atau di area sekitar penis.

HPV penyebab kutil kemain dapat ditularkan melalui berbagai jenis kontak genital. Seseorang dapat terinfeksi HPV dari orang lain yang terinfeksi, sekalipun pada orang tersebut tidak terlihat adanya penyakit atau lesi. Kutil kelamin dapat muncul beberapa pekan atau bulan setelah kontak seksual dengan orang yang terinfeksi.

Beberapa kutil kelamin dapat dihilangkan dengan teknik pembekuan atau dengan laser. Namun jika kutil tidak merespons pengobatan ini, dokter dapat melakukan operasi untuk membuangnya. Meskipun demikian, ada kemungkinan besar kutil kelamin muncul kembali setelah pengobatan karena jenis HPV yang menyebabkannya masih ada.

Sama seperti kanker serviks, kutil kelamin juga bisa dicegah melalui vaksinasi HPV quadrivalent. Vaksin HPV jenis ini dapat memberikan perlindungan lebih lengkap, termasuk terhadap kanker serviks dan kutil kelamin.

“Pengetahuan masyarakat tentang HPV dan penyakit yang diakibatkannya masih rendah sekali. Kutil kelamin apalagi. Padahal penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan vaksin dan perlu dipantau,” imbuh Prof Dr dr Samsuridjal Djauzi, SpPD dari RS Cipto Mangunkusumo, ditemui dalam kesempatan yang sama.(ajg/vit)

LEAVE A REPLY